oleh

‘Demokrasi Ala Jokowi: Gelombang Demonstrasi PB HMI Hingga Diretasnya WhatsApp KoorAksi ‘

Iklan Travel

Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) dibawah kepemimpinan Mahfut Khanafi menggelar aksi unjuk rasa atas Kemunduran demokrasi menjelang pemilu 2024

Masa HMI tersebut menggelar aksi di Istana Merdeka dan Kantor KPU RI setelah sebelumnya menggaungkan maklumat kebangsaan pada 5 February 2024.

IKLAN-TA-CALEG

PB HMI dibawah kepemimpinan Mahfut Khanafi terus melontarkan kritik keras terhadap kondisi yang sedang terjadi di bangsa ini sebagai bentuk komitmen HMI dalam mengawal demokrasi di Indonesia.

Supardi salah satu orator menyampaikan bahwa Persoalan netralitas Penyelenggaraan Pemilu, ASN dan Presiden Jokowi serta aparatur penegakkan hukum sangat penting dalam transisi Kepemimpinan Nasional Pemilu serentak 2024 ini. “Kami harap melalui unjuk Rasa ini para penyelenggara pemilu, ASN dan Presiden Jokowi serta aparatur penegak hukum dapat netral dalam pemilu guna kondusifitas bangsa ini” ujar Andi sapaan akrabnya

Diketahui pada aksi yang di gelar oleh PB HMI pada 9 February 2024 ini sebelumnya tidak di izinkan oleh Polda Metro Jaya dan Mabes Polri, hal tersebut di sampaikan oleh Koordinator lapangan atau korlap Gufran MS.

Meski demikian PB HMI tetap menggelar unjuk Rasa dengan Tetap menjaga kondusifitas. ” Kami tetap Menggelar unjuk Rasa karena ini aksi damai ” ujar Gufran MS Koordinator lapangan.

Kondisi tersebut tampak melahirkan efek domino dengan Diretasnya No Hp KoorAksi PB HMI yakni Adiyos sejak unjuk Rasa mulai dilakukan pada Jum’at siang (9/2).

Adiyos yang bertindak sebagai KoorAksi pun membenarkan kondisi yang menimpa dirinya kepada awak media.

Ia menyebutkan mula mula ponsel yang ia gunakan tak dapat di pakai alias ngelage, selanjutnya WhatsApp tak dapat digunakan. “Setelah menerima mandat dari ketum sebagai KoorAksi terdapat beberapa pihak yang menghubungi saya terkait aksi, namun sayangnya mulai pagi hari HP yg saya gunakan “ngelage” dan beberapa aplikasi tak dapat digunakan ” ujar Adi sapaan akrabnya

Adi berharap agar kondisi ini segera terselesaikan dan dirinya akan berkomunikasi dengan beberapa pihak terkait hal ini.

Ia menyayangkan proses peretasan yang terjadi dikarenakan Ia tidak dapat berkomunikasi dan kita hanya melakukan aksi damai, terlebih dirinya sedang mengikuti proses seleksi Beasiswa Luar Negeri tahap 1 tahun 2024 ini.

“Saya harap agar kondisi ini segera terselesaikan dengan baik, terlebih kita hanya melakukan unjuk rasa atau aksi damai, saya terus terang kaget dan sulit berkomunikasi apalagi saya sedang menyiapkan berkas seleksi beasiswa luar Negeri” imbuh adiyos

PB HMI juga memberikan hadiah dalam aksi tersebut melalui pembacaan puisi dengan judul ‘HMI dan Perlawanan Yang dibacakan oleh Haikal Fungsionaris PB HMI.

Diketahui Ketua Umum PB HMI Mahfut Khanafi dalam orasinya menyampaikan kemunduran demokrasi hingga dugaan politik dinasti yang sedang diperagakan oleh elite politik bangsa ini.
“Kemunduran demokrasi semakin hari kian kita rasakan bersama, terlebih menjelang pemilu serentak 2024 ini, mulai dari melenggang nya Undang-undang Omnibus Law minim partisipasi, Pelemahan KPK, hingga Keberpihakan presiden terhadap salah satu Paslon itu yang kami sayangkan” ujar Mahfut Khanafi Ketua Umum PB HMI.

Kemudian aksi ditutup dengan orasi dari ketua-ketua Cabang HMI yakni, Ketua HMI Cabang Serang, Jakarta, dan Bogor serta menyanyikan lagu darah juang.

Iklan HUT RI Ponpes Al-Khafilah

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed