oleh

Babai Suhaemi Tak Etis Sumpahi Orang Saat Kampanye di Rumdah Muslim

Iklan Asia Mas Tour and Travel

Ketua Panwascam Cipayung Dede Yusipa

Depok, TribuyeAsia.com–Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) Cipayung mengimbau politis Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Babai Suhaemi untuk berhenti menyumpahi para peserta kampanye dengan cara ritual Islam di Pilkada Kota Depok 2020.

Disebutkan Ketua Panwascam Cipayung Dede Yusipa, Hal tersebut, dilakukan Babai Suhaemi, pendukung politisi Gerindra Pradi Supriatna dan politisi PDIP Afifah Alia.

Dinilai Panwascam, ulah anggota Fraksi PKB+PSI DPRD Kota Depok ini tak etis. Apalagi jika dilakukannya di rumah ibadah (rumdah) muslim.

Disebutkan Ketua Panwascam Cipayung Dede Yusipa, mengimbau keras supaya Babai Suhaemi tidak melanggar etika kampanye. Sebab walaupun tak ada aturan baku di undang-undang kepemiluan, namun menyampuradukkan kampanye dengan kegiatan keagamaan adalah hal yang tak etis.

“Iya kami sangat mengimbau kepada Babai Suhaemi untuk tidak menyampuradukkan ritual agama dengan politik seperti melakukan sumpah kepada ibu yang hadir di acara kampanye. Hal ini berkaitan dengan etika yang tidak etis,” sebut Dede Yusipa saat ditemui tributeasia.com di Kantor Panwascam Cipayung, Jumat (20/11/2020).

Bersama PKB, mantan Ketua DPD Partai Golkar Kota Depok ini, adalah pendukung Pradi-Afifah sebagai calon wali dan wakil.

Di Pilkada yang hari pencoblosan, Rabu, 9 Desember 2020 nanti, koalisi gemuk diantaranya Golkar, PAN, PKB, mengusung politisi Partai Gerindra Pradi Supriatna dan Politisi PDIP Afifah Alia sebagai Paslon 01.

Memang diakui Dede Yusipa, Babai Suhaemi ditemukan dipelbagai kampanye dengan melakukan penyumpahan doktrinal Islam kepada peserta kampanye terutama kepada pelbagai para ibu jamaah majelis taklim. (Hir.72)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *