oleh

Saatnya Indonesia Dipimpin Ulama, Agar Berkah dalam Adil Makmur. Revolusi Ahlaq dimulai dengan Bismillahirahmanirrahiim

Iklan Asia Mas Tour and Travel

 

Toto Prayitno

Sudah 75 tahun sejak Indonesia Merdeka. Kurang dari 10 tahun setelah kemerdekaan, negeri ini masih dibawah kendali ulama. UUD 1945 dan Pancasila ketika itu masih murni dan coba dijalankan para pimpinan negeri walau tertatih karena situasi perang dari agresor kafir dan pemberontakan dari dalam negeri oleh pengkhianat komunis anti Islam 1948. Rongrongan berlanjut pasca pemilu 1955 komunis berjaya berkolaborasi membangun ideologi palsu bernama Nasakom hingga 1965 meletus pengkhianatan kedua oleh PKI komunis.

Orde Baru naik dipimpin oleh HM Soeharto alumni awal SMP Muhammadiyah. Awal Orba masih fokus Kamtibmas dan pembangunan di segala bidang. Indonesia mulai makmur tapi belum tercipta keadilan. Jelang akhir Orba pengkhianatan ketiga 1998 berkedok reformasi berhasil tumbangkan Orba. Uang negara dirampok para Taipan dan UUD 1945 diganti dengan UUD palsu.

Hingga di penghujung 2020 nasib negeri ini makin tragis rakyat menderita dibawah penguasa pro Aseng anti Islam. Kebangkrutan massal sudah merebak melahirkan pengangguran dimana mana. Banyak BUMN tergadai entah sampai kapan, APBN tekor ludes ditutup dengan utang negara menggunung berikut BUMN dan swasta. Ironis justru tenaga kerja aseng mengalir ditengah meluasnya pengangguran buruh pribumi. Sementara pandemik virus ganas dari China masih merajalela, ekonomi resesi terparah dalam sejarah.

Dalam masa krisis multy dimensi sejak 2014 hingga akhir 2020 dibarengi dengan bangkitnya komunisme, liberalisme, sekularisme dan berbagai turunan produk kemaksiyatan. Ummat bangkit kesadarannya bahwa akibat terampasnya kedaulatan rakyat mengakibatkan terjepitnya kebebasan berjamaah. Ulama dan tokoh2 Islam dipersekusi dan para imam banyak dibunuh oleh pelaku setingan gila pura pura. Ummat dipecah belah dengan berbagai fitnah pembunuhan karakter, didukung media hitam agen stigmatisasi mentarget tokoh ulama dan tercipta islamophobia. Zaman penuh fitnah sudah hadir nyata seperti yg disinyalir Rasulullah SAW.

Semoga Alloh SWT segra angkat sang pencerah baru, sudah saatnya Indonesia dipimpin ulama kaliber internasional. Ketika Imam Besar telah hadir, bersegeralah ummat bersatu menuju kemenangan yg sdh dekat.

By: TP @ TributeAsia.com

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *