oleh

Tertular COVID-19 Terdakwa Pemalsuan Surat Jalan Djoko Tjhandra Minta Penangguhan

Iklan Asia Mas Tour and Travel

Jakarta, TributeAsia.com-

Anita Dewi A. Kolopaking melalui Kuasa Hukum meminta penangguhan penahanan karena diduga berpotensi tertular COVID-19 dari rumah tahanan. Tommy Sihotang berharap penetapan dari majelis hakim PN Jaktim terhadap kliennya dikabulkan.

” Pembantaran itu penangguhan penahanan tanpa pemotongan, jadi dia bisa ditaruh di rumah sakit dan sebagainya. Jadi, ada kemungkinan dia juga potensi,” ujar Tommy, Sabtu (7/11/2020).

Anita Dewi A. Kolopaking rencananya hendak menjalani PCR (polymerase chain reaction) atau pemeriksaan COVID-19. Namun, hingga kini pihak Anita menanti keputusan majelis hakim untuk mempersiapkan penetapan tersebut.

” Kalau dapat besok akan dipersiapkan penetapan pembantaran masukin di rumah sakit daripada nunggu, itu yang kita sampaikan tadi,” ungkapnya kepada majelis hakim PN Jaktim.

Persidangan perkara pemalsuan surat jalan ini dengan terdakwa Joko Soegiarto Tjhandra, Brigjen Pol Prasetijo Utomo dan Anita Dewi A. Kolopaking.

Namun demikian, kemungkinan COVID-19 belum dapat dipastikan terhadap Anita Dewi A. Kolopaking. Menurut JPU, bukti pemeriksaan PCR Anita hingga kini belum diketahui. Untuk terdakwa Anita selama persidangan mengikuti secara daring/virtual.

Yenny Trimulyani menambahkan, penetapan tahanan dalam proses persidangan merupakan kewenangan majelis hakim PN Jaktim. Proses penangguhan untuk pemeriksaan COVID-19 harus ada ketetapan dari hakim.

” Kemarin diperiksa dari rapit test itu ada kemungkinan tapi belum ada PCR surat itu untuk membuktikan dia Covid,” kata Yenny.

Dakwaan terhadap Anita Dewi A. Kolopaking Primair Pasal 263 ayat (1) Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 Jo. Pasal 64 ayat (1) KUHP, Subsidair Pasal 263 ayat (2) Jo Pasal 64 KUHP dan ketiga Pasal 223 Jo Pasal 64 KUHP. (Dw)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *