oleh

Pilih Pemimpin Pertanggungjawaban Dunia Akhirat

Iklan Asia Mas Tour and Travel

 

Kota Depok, tributeasia.com–Wali Kota Depok Mohammad Idris sebagai calon wali di Pilkada Kota Depok bersilaturrahim politik dengan pelbagai elemen masyarakat Kampung Mampangan, Kemiri Muka, Beji. Dari kaum milenial, pemimpin lingkungan, tokoh masyarakat, cendekiawan, hingga pemimpin informal. 

Dalam silaturrahim ini, Wali Idris yang sedang cuti politik menyerap aspirasi sekaligus menerima saran, ide, atau kritikan masyarakat. 

Disampaikan oleh seorang ulama Beji, memimpin politik itu menjadi tanggung jawab dunia dan akhirat muslim. 

“Memilih pemimpin itu haruslah yang berkemampuan kualitas pengetahuan dan ilmu dunia dan akhirat. Ibarat kemampuan terkecil yaitu mampu menjadi imam shalat berjamaah. Sebab, jadi imam shalat itu adalah cerminan kecil dari memilih pemimpin,” ujar cendekiawan Muhammad Suswanto warga Beji, Kota Depok. 

Syarat menjadi imam shalat itu ketika di antara kumpulan warga atau jamaah dengan urutan pertama yang punyai bacaan surah Alquran yang paling baik. Kedua, jika tak baik, maka yang pemahaman Islamnya baik, dan yang ketiga adalah  yang paling hidupnya. 

“Makanya, diantara para paslon yang ada di Pilkada Kota Depok sekarang, Pak Kyai Idris punya semua kriteria tersebut,” ujar Muhammad Suswanto. 

Kisahnya, ketika Rasulullah Muhammad Shalallahu’alaihiwassalam menjelang wafatnya, memerintahkan Abu Bakar Shiqdiq untuk menjadi imam shalat penduduk Madinah untuk menggantikannya. Setelah Rasulullah wafat, ketika dilakukan pemilihan pemimpin negara, umat muslim memilih Abu Bakar Shiqdiq jadi Presiden Madinah (cikal bakal pemerintahan negara). 

“Dari kisah tersebut, dapat diambil pelajaran bahwa menjadi atau berkemampuan menjadi imam shalat dapat menjadi kriteria menjadi pemimpin pemerintah,” ungkapnya. 

Memilih pemimpin politik dan pemerintah sangat dianjurkan Allah dengan ajaran Islamnya. Jadi memilih pemimpin adalah bagian dari aktivitas ibadah habluminallah dan habluminannas bagaikan dua sisi mata uang bagi muslim yang tak dapat dipisahkan. 

Islam mengatur kehidupan di pelbagai bidang kehidupan mulai dari masalah personal seperti bidang ilmu thaharah yaitu bersuci atau membersihkan diri, iqtishadia yaitu perekonomian, serta siyasah yaitu perpolitikan, hingga pelbagai bidang kehidupan lainnya. (Hir.72)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *