oleh

KOWANI Dorong Kesetaraan Perempuan di Pilkada Serentak 2020

Iklan Asia Mas Tour and Travel

Jakarta, TributeAsia.com-Ketua Umum Kongres Wanita Indonesia (KOWANI), Giwo Rubianto Wiyogo menyampaikan Pilkada serentak yang akan dilangsungkan tahun 2020 ini pihaknya terus memperjuangkan kesetaraan perempuan.

Menurut dia, KOWANI juga berjuang mengupayakan kesetaraan perempuan dan laki-laki di bidang politik, yakni mendorong jumlah dan kualitas perempuan di bidang politik. Baik diranah legislatif, eksekutif dan yudikatif tanpa memandang golongan.

” KOWANI terus memperjuangkan peningkatan peran perempuan sebagai pengambil keputusan. KOWANI juga berjuang mengupayakan kesetaraan perempuan dan laki-laki di bidang politik, yakni mendorong jumlah dan kualitas perempuan dibidang politik, baik di ranah legislatif, eksekutif dan yudikatif tanpa memandang golongan,” kata Giwo, Kamis (22/10/2020).

Bertepatan dengan hari Ibu 22 Desember 2020 mendatang Pilkada rencananya akan digelar secara serentak di seluruh Indonesia. Dia berharap, meningkatnya kemampuan politik perempuan di Pilkada dapat menghasilkan kualitas terbaik untuk memperjuangkan kaumnya.

” Kita semua masih harus berjuang untuk meningkatkan jumlah, komposisi, dan meningkatkan kemampuan politik perempuan yang berkualitas, sehingga kaum perempuan dapat menjadi mitra sanding laki-laki,” jelas Ketum KOWANI.

Hal ini merupakan momentum bagi perempuan-perempuan tangguh yang akan berlaga dalam Pilkada 2020 untuk memperjuangkan rasa keadilan dan kesetaraan hasil pembangunan untuk perempuan, anak, lansia, kaum difabel dan kelompok marginal lainnya.

Untuk mewujudkan hal tersebut, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Bintang Puspayoga mendorong kaum perempuan agar ikut ambil bagian dan mengawal tiap proses Pilkada. Sehingga suara perempuan, kepentingan terbaik bagi anak, dan kelompok minoritas lainnya dapat mewarnai kebijakan pemerintah kelak.

“Pilkada merupakan kesempatan emas bagi kita semua untuk memperjuangkan keterwakilan perempuan di daerah. Perempuan sebaiknya mulai terlibat dalam tiap-tiap Pilkada, mulai dari menuangkan agenda pembangunan perempuan dalam penyusunan visi-misi calon kepala daerah, melakukan sosialisasi visi-misi melalui berbagai ruang, mengaktifkan berbagai jaringan dukungan, hingga ikut mengawal suara yang diperoleh oleh calon tersebut hingga penetapan definitif kepala daerah oleh Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD),” kata Menteri PPPA,”ungkapnya. (Dw)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *