oleh

Menyesal Dukung Pradi-Afifah, Pengurus Golkar Ahyadi Sutedi Berpihak Idris-Imam 

Iklan Asia Mas Tour and Travel

 

Kota Depok, tributeasia.com–Kenyataan yang menyakitkan di tubuh Partai Golkar Kota Depok. Merebak pertentangan internal lantaran banyak pengurus, tokoh, dan kader mendukung Paslon 02 Mohammad Idris-Imam Budi Hartono. 

Kali ini, kesadaran ikuti hati nurani mendukung Paslon 02 Mohammad Idris-Iman Budi Hartono datang dari pengurus aktif Sekretaris Pengurus Partai Golkar Kecamatan Sawangan, Ahyadi Sutedi. 

Tentu saja ini berbeda jauh bila saja hanya para mantan kader atau mantan pengurus partai yang berbeda pilihan politik. 

“Kalau para mantan kader atau pengurus parpol punya beda pilihan dengan partai dia sebelumnya, itu gak usah dibahas. Gak nyambung. Kan dia keluar dari partai karena tidak cocok atau tidak mampu bertahan dalam demokrasi internal partai,” ujar Imran Rangkuti, warga Beji, Kota Depok.

Kali ini Sekretaris PK Partai Golkar Kecamatan Sawangan, Ahyadi Sutedi membelot mendukung Paslon Idri-Imam yang diusung PKS, PPP, Demokrat, dan Berkarya. 

Sebelumnya, Sekretaris Golkar Sawangan ini selama dua bulan berjalan adalah figur penting di Tim Pemenangan Paslon 10 Pradi Supriatna-Afifah Alia. 

Namun dia sadar. Setelah bekerja dengan Tim Pemenangan  Paslon 01 Pradi-Afifah  ternyata Sutedi melihat sumber daya manusia yang tak mumpuni dan tak realistis. Lebih fokus kepada menghancurkan eksistensi partai yang ada di kubu 02 daripada melakukan kampanye yang mencerdaskan, santun, dan menawarkan pembangunan yang realistis yang dapat dilaksanakan nanti. 

“Saya masuk di tim pemenangan dan bendahara relawan Paslon Pradi Afifah dua bulan lalu. Tapi sekarang saya mengundurkan diri. Tidak nyaman saya dengan cara raih kemenangan yang tidak sehat,” ujar Sutedi.

Sutedi akui, tidakkannya ini tidak untuk diri pribadi namun, demi masyarakat Sawangan yang selama ini sesikap dengannya. 

“Percayalah. Ini kemajuan masyarakat Pasir Putih, Sawangan,.  dan Kota Depok. Saya tidak memilih sikap ini dengan emosi tapi dengan kesadaran. Bukan pertimbangan materi tapi masyarakat,” sebut Bendahara Golkar Sawangan ini. 

Diakui Sutedi bersama masyarakat, melihat dari visi dan misi serta hasil kerja Mohammad Idris selama empat tahun yang telah berhasil membangun Kota Depok terlebih wilayah Pasir Putih, Sawangan. 

Sikapnya ini berseberangan dengan keputusan DPD Partai Golkar Kota Depok yang mendukung Paslon nomor urut 1 Pradi – Afifah.

Ternyata, ancaman keras dengan pemecatan oleh Golkar tak membuat gentar para pejuang nurani ini di tubuh Golkar. Setelah Tokoh Golkar Cipayung Amsori AS juga bangkangi sikap partai. Muncul pula Sutedi.  

Bergeming, tampak nyata mareka tak gentar dengan ancaman pengurus parpol. Bagi mareka pemecatan  adalah tanda kepanikan dari pilihan salah. Pemecatan adalah antidemokrasi oleh pengurus partai yang otoriter. Yang pasti pejuang nurani seperti Sutedi dan Amsori tak hirau dengan pemecatan.

Sebelumnya Sekretaris DPD Golkar Kota Depok Dindin Syaifudin sudah memastikan memecat Amsori. (hir.72).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *