oleh

PII versus PKI

Iklan Asia Mas Tour and Travel

Oleh : Alfian Tanjung

_PII 1960-2000_

Sebagai kader PII kami sangat bangga menjadi *Musuh* PKI. Secara historis dan idiologis, kaderisasi organisasi PII sampai akhir tahun 1980-an masih bisa melahirkan kader pejuang dan teguh memegang nilai-nilai keislaman, militan.

Pada masa pemerintahan Soekarno, disebabkan provokasi PKI, Masyumi representasi kekuatan umat Islam bisa dibubarkan. Kader PII-lah yang berada digarda depan melawan .kesewenang-wenangan PKI. Demikian pula di tahun 1963 pada saat HMI diancam pembubaran pula oleh rezim represif, yang didominasi oleh kekuatan PKI.

Alhamdulillah, berakhirnya kekuatan PKI di negri ini di era tahun 1965-1970; PII ikut punya peran penting yang tak bisa dihapus dalam catatan sejarah perjuangan ini dari bahaya idiologi komunis. Kaderisasi PII sampai akhir 1980-an masih melahirkan kader yang Militant.

_PII 2000-2010_

PII semakin meredup dalam peran dakwah dan perjuangan umat setelah mulai berinteraksi dengan kekuasaan menjelang reformasi. Para kader banyak mengejar nilai akademik, status sosial ekonomi dan peran politik praktis pragmatis. Keluarga Besar PII yang ‘sukses’ berlimpah harta dan punya jabatan saja yang punya tempat di otak dan hati kebanyakan kader PII masa itu. Banyak argumen yang kami bisa jelaskan bahkan boleh diperdebatkan.
TFR keumatan nyaris hilang ditelan angin. Keberadaan PII terbantu dengan keberadaan KB PII.

_PII dan PKI_

Sejak kalangan Pengurus Besar PII menghadirkan Budiman Sujatmiko, kemudian Agus Jabo pada acara PII pada tahun dan acara yang berbeda. Dimana kami bisa mengkonfirmasi keduanya beridiologi dan berhaluan Komunisme PKI. Ghirah dan sensitifitas sebagai kader *Masyumi Celana Pendek* telah pudar, dikangkangi oleh titisan dan tetesan sperma PKI.

PII 2020-dibubarkan ?

PII tetap target PKI, ayo pahami Ikrar Djakarta, Mars PII dan Hymne PII.
Saatnya bangkit dan kita ganyang PKI.
PII Jihad !
PII Allahu Akbar !

Sejarah akan berulang, peristiwa Kaniogoro terjadi di malam itu dengan pengrusakan dan penganiayaan penangkapan pengurus anggota PII.

Rabu, 14 Oktober 2020

*Kader dan Pengkader PII 1984-1996

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *