oleh

Aliansi Selamatkan Merah Putih Serahkan Maklumat Merah Putih kepada MUI

Iklan Asia Mas Tour and Travel

 

Jakarta, TributeAsia.com-Aliansi Selamatkan Merah Putih (ASMaPi) menyerahkan naskah ‘Maklumat Merah Putih’ kepada kepada Majelis Ulama Indonesia (MUI). Maklumat Merah Putih diterima langsung oleh pimpinan MUI yaitu KH Shodiqun dan KH Najamuddin Ramli.

” Aliansi Selamatkan Merah Putih (ASMaPi) menyerahkan naskah MAKLUMAT MERAH PUTIH kepada MUI yang diterima dua pimpinan MUI, KH Shodiqun dan KH Najamuddin Ramli,” ujar Edy, Kamis (13/8/2020).

Edy Mulyadi menjelaskan penyerahan maklumat dilakukan di kantor MUI pada Kamis 13 Agustus 2020 di Jakarta. Dia menambahkan, penyerahan naskah tersebut dihadiri oleh 38 orang perwakilan dari berbagai organisasi.

” Tadi yang hadir 38 ormas,” singkat Sekretaris Jenderal GNPF-Ulama.

Namun demikian, isi petikan dari ‘MAKLUMAT MERAH PUTIH’ yang telah diserahkan ke Majelis Ulama Indonesia (MUI) oleh Aliansi Selamatkan Merah Putih (ASMaPi) diantara.

Bismillahirrohmanirrohim,

” Pemerintah terbukti gagal dalam mengemban amanat konstitusi. Perekonomian nasional sampai kuartal 2-2020 tepuruk minus 5,32%. Kehidupan rakyat kian terjepit oleh naiknya berbagai harga yang tak terkendali. PHK terjadi di mana-mana. Lapangan kerja sangat terbatas, nyaris tidak ada. Ironisnya, pada saat yang sama, pemerintah membuka pintu lebar-lebar dan menggelar karpet merah bagi masuknya TKA asal Cina secara massif dan bergelombang. Fakta-fakta lain gagalnya rezim saat ini di bidang ekonomi adalah KKN yang merajalela, utang ribuan triliun rupiah berbunga sangat tinggi, impor ugal-ugalan, dan BUMN menjadi bancakan. Di bidang politik dan hukum, terjadi kriminalisasi terhadap rakyat yang kritis dan berseberangan dengan kekuasaan, penegakan hukum tebang pilih, serta pembiaran atas maraknya penghinaan terhadap agama dan tokoh agama. Penguasa juga melakukan pembiaran, bahkan memfasilitasi bangkitnya PKI/komunisme. Tidak dicabutnya RUU HIP dari Prolegnas adalah bukti terjadinya pembiaran tersebut. Pemerintah justru
mengajukan RUU BPIP yang sama sekali tidak rakyat butuhkan. Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat dan MUI 34 Provinsi sudah membuat maklumat terkait kondisi ini. Bahkan dalam seruan berikutnya MUI mengeluarkan peringatan keras dan tegas terhadap penguasa, akan mengerahkan masirah kubro sekaligus menunjuk Panglimanya. Namun penguasa membutatulikan mata, telinga, dan hatinya,” bunyi petikan isi naskah tersebut.

Sehubungan dengan itu, dengan berharap bimbingan, ridho, dan pertolongan Allah Yang Maha Kuasa, kami Ormas dan Komunitas yang tergabung dalam Aliansi Selamatkan Merah Putih (ASMaPi) menyatakan:

1. Bersama-sama Aliansi Nasional Anti Komunis (ANAK NKRI), Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) dan berbagai elemen rakyat Indonesia lainnya, mendukung dan siap mengawal Maklumat MUI yang menolak RUU HIP dan RUU lainnya yang berbau komunis.
2. Meminta dengan segala hormat, agar MUI segera menyerukan pelaksanaan masiroh kubro sekaligus menunjuk panglima untuk memimpin.
3. Mengajak seluruh elemen rakyat Indonesia untuk bangkit bersama-sama melakukan perlawanan terhadap kezaliman dan ketidakadilan, demi masa depan Indonesia yang lebih baik. (Dw)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *