oleh

Warga Cakung Barat Keluhkan 200 KK Jadi Langganan Banjir

Iklan Asia Mas Tour and Travel

Jakarta, TributeAsia.com – Warga Cakung Barat keluhkan permasalahan banjir hingga 200 kepala keluarga (KK) tergenang air saat hujan turun. Sukirman sebagai Ketua RW 07 Kelurahan Cakung Barat Kecamatan Cakung Jakarta Timur mengatakan banjir dirasakan warga sekitar hingga satu pekan.

” Kalau yang saya sampaikan saya sebagai RW ini aspirasi masyarakat yang terjadi disini contohnya di beberapa tahun ini di wilayah ini rutinitas banjir,” kata Sukirman, Sabtu (1/8/2020).

Iklan Sadar

Hal tersebut diutarakan dia akan disampaikan kepada wakil rakyat yang duduk di DPRD DKI Jakarta. Lalu, dia menambahkan keluhan warga yang menjadi langganan banjir dapat terealisasi.

” Kalau di sini di RT 18 itu hampir mayoritas kalau setiap hujan di sini pasti banjir. Itu kurang lebih ada 200 lebih KK setiap hujan itu pasti banjir karena disini dataran rendah,” tutur dia lagi.

Sukirman bersama Ishak pengurus RT lainnya telah menyampaikan permasalahan dilingkungannya. Akan tetapi, warga Cakung Barat pun berharap anggota dewan yang duduk di DPRD merespon kendala warga di lingkungan Jakarta Timur tersebut.

” Nah makanya saya menyampaikan kepada bapak dewan mohon yang biasanya banjir dalam jangka waktu satu minggu disini. Rencananya PT Bimaruna ingin membangun sarana saluran air,” ungkapnya.

Rencana kedepan, dia melanjutkan untuk menanggulangi banjir pihaknya telah berkoordinasi dengan PT Bimaruna. Kata Sukirman koordinasi dimaksudkan itu untuk membangun saluran air dengan tujuan agar aliran air lancar.

Terlebih, jika saluran air tertata di Cakung Barat maka kedepannya lingkungan pemukiman warga terggenang air. Pekan depan, pihak warga akan berembuk untuk mendiskusikan permasalahan banjir.

Adapun, dikatakan Sukirman pada hari Rabu mendatang lurah setempat, Sudin Binamarga dan pengurusan lingkungan akan dilibatkan untuk mencari solusi banjir.

” Saya terima kasih sekali direspon oleh anggota dewan mangkanya dalam waktu dekat hari Rabu ini akan memanggil instansi terkait contohnya Pak Lurah terus Binamarga selanjutnya kita dan RW akan berkumpul dan akan memanggil PT Bimaruna juga,” jelas dia. (Dw)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *