oleh

Sementara Waktu Kejaksaan Terapkan Tilang Sistem Tilang COD

Iklan Asia Mas Tour and Travel

Jakarta, TribunAsia.com – Kantor Kejaksaan Negeri Jakarta Timur untuk sementara waktu menutup loket pelayanan tilang. Bagi pelanggan lalu lintas yang hendak menyelesaikan perkara tilang disampaikan oleh Kepala Sub Bagian Pembinaan (Kasubbagbin) dapat melakukan dengan cara COD.

Cash On Delivery (COD) saat ini lebih dianjurkan oleh kantor Kejari Jaktim mengingat merebaknya penyebaran virus korona ditengah-tengah masyarakat. Deddy Sutendi, SH., MH mengatakan alternatif pembayaran biaya tilang dengan cara COD diharapkan dapat mempermudah dan mengurangi jalur antrian diloket tilang.

Loket penanganan tilang di Kejari Jaktim tutup sementara. (Foto : TribunAsia.com/Didi W)

“Untuk sementara tilang bukan kami tiadakan, sementara kami stop dulu sampai menunggu sampai masa jedahnya kapan. Alternatif lainnya disini ada COD sudah dilaksanakan insyaallah dapat membantu masyarakat,” kata Deddy, Kamis (19/3/2020).

Dari pantauan di lokasi, banyak pelanggar tilang yang tidak mengetahui informasi penutupan loket tilang di kantor Kejari Jaktim. Diloket tilang sendiri nampak sepi tanpa aktivitas antrian pelanggar tilang. Akan tetapi, dalam keterangan edaran yang terpasang di pintu masuk sekuriti terdapat tata cara COD.

Namun, untuk mengetahui besarnya biaya tersebut telah dipaparkan melalui lembaran edaran itu. Dan mengingat pentingnya menjaga diri dari virus Covid-19, untuk sementara waktu serta belum bisa ditentukan pihaknya melayani dengan cara online.

Selain itu, masyarakat bisa melakukan transaksi pembayaran mengenai pelanggaran lalulintas melalui Bank BRI. Kini, petugas pelayanan loket dalam menindak lanjuti pelanggar tilang akan membatasi jumlah peserta COD.

Ia menambahkan, pihaknya belum bisa memastikan antrian tilang seperti biasa akan akan diterapkan kembali. Hanya saja, menurut Deddy, informasi pelayanan masyarakat akan dibuka menanti perintah dari pimpinan.

“Kami menunggu perintah dari pimpinan,” singkat dia lagi.

Bagi masyarakat yang hendak mengikuti proses COD di Kantor Kejaksaan Negeri Jakarta Timur tiap jam kerja akan melayani 100 orang pelanggar tilang yang terdaftar. Kemudian, untuk batas waktu pendaftaran COD akan ditutup sekitar pukul 12.00 Wib dan biaya pengiriman akan dibebankan oleh pelanggar tilang. (Dw)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *