oleh

Polisi Nyatakan Lokasi Semburan Gas di Cakung Aman Setelah Ditangani PGN

Iklan Asia Mas Tour and Travel

Jakarta, TribunAsia.com – Polisi menjelaskan peristiwa kebocoran Gas di Cakung Jakarta Timur tidak ditemukan jatuhnya korban akibat pengeboran proyek pembangunan jalan layang. Untuk lokasi semburan Gas sendiri terdapat di Jalan Bekasi Raya, Cakung Jakarta Timur.

Semburan Gas dilokasi proyek tersebut kini telah dilalui kendaraan umum setelah ditangani oleh tim dari Perusahaan Gas Negara (PGN). Kebocoran terjadi sekitar pukul 09.30 Wib saat pekerja melakukan Bore Pire atau pemasangan tiang pancang.

“Sudah sempet ditangani orang PGN aman. Nggak ada korban,” kata Iptu K. Nyeneng anggota Polsek Cakung kepada TribunAsia.com, Kamis (12/2/2020).

Dodi Antardiga menyampaikan, pengemboran proyek dilakukan oleh PT Adhi Karya dan bekerja sama dengan KSO Jaya Konstruksi dibilangan Bekasi Raya, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur.

Akibat peristiwa itu, jalur lalu lintas sempat tersendat dan penggunaan jalan terpaksa mencari jalan alternatif. Semburan Gas sempat menyedot perhatian publik, pasalnya jalur utama penghubung Pulogadung-Bekasi sempat ditutup dan dipasang garis police line.

“Ada kebocoran gas kemungkinan ada galian sedikit yang mepet ke pipa gas. Tidak terjadi tidak ada (kebakar) cuma ada asap debu saja itu,” terang Humas GA KSO Jaya Konstruksi.

Selama proses perbaikan kebocoran Gas berlangsung dikerjakan oleh PGN. Hingga petang sekitar pukul 15.00 Wib lalu lintas diperbolehkan melintas.

“Kecelakaan nihil. Sudah ada jaminan dari Pak Nurdiansyah Manager PGN (bisa dilalui lalu lintas) karena tekanan gasnya sudah nol. Sudah kita pakai sistem scanner itu alatnya,” papar dia lagi.

Ia menambahkan, pengemboran proyek dikerjakan dengan sistem Bore Pire atau pemasangan dasar pondasi tiang pancang. Lebih lanjut, Dodi mengatakan kedalaman rata-rata dilakukan dengan Bore Pire sekitar 60 meter kedalam dari dasar permukaan tanah.

Diketahui, semburan Gas terjadi pada hari Kamis sekitar pukul 09.30 Wib. Letak semburan Gas tak jauh dari SPBU Pasar Cakung. Saat kejadian itu, dikatakan Dodi tidak diketemukan jatuhnya korban jiwa.

“Bore Pire atau pancang kedalaman si rata-rata 60 meter ini baru 3 meter. Kalau pipa gas memang adamungkin jalur distribusi ke pabrik atau ke perumahan saya juga belum tahu,” jelas pihak Jaya Konstruksi. (Dw)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *