oleh

Tunjuk Jenderal Polisi Jadi Warek Cara UP Perangi Narkoba Teror Mahasiswa

Iklan Asia Mas Tour and Travel

Jakarta, TribunAsia.com – Ancaman narkoba sudah menjadi teroris yang mengancam ketahanan warga negara. Perdagangan narkoba tidak hanya dapat dilihat dari kepentingan perdagangan semata namun menjadi serangan ketahanan warga negara. Hal ini disebutkan Wakil Rektor (WR) III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Pancasila (UP) Brigjen Pol (Purn) Joko Hartanto.

Joko menegaskan pencegahan peredaran narkoba di lingkungan kampus perlu dilakukan secara bersama-sama, baik dengan internal maupun eksternal.

“Kita sepakat dulu bahwa narkoba ‘no’. Narkoba menjadi teror seperti terorisme. Sekarang ini dari alumni UP akan dibentuk satgas narkoba yang berada di depan kampus. Selain itu, perlu juga dilibatkan para mahasiswa yang bukan sebagai subjek tetapi juga objek dalam penanganan pencegahan narkoba. Jadi intinya bukan hanya kita sendiri tetapi seluruh yang ada di kampus UP berupaya untuk mencegah narkoba agar tak masuk di kampus. Mari kita sama-sama memberantas narkoba,” ujar Joko Hartanto, Rabu (19/2/2019).

Joko optimistis jika bisa bekerja sama dengan baik, termasuk instansi terkait, maka narkoba di kampus akan hilang dengan sendirinya karena takut masuk ke dalam kampus. UP akan merumuskan sistem dalam satgas narkoba tersebut seperti apa. Tentunya yang paling penting itu jangan sampai terjadi peredaran narkoba caranya dengan mengatur keamanan dan patroli.

Sementara itu Rektor UP Prof Wahono Sumaryono mengatakan narkoba telah menjadi ancaman nasional karena akan melumpuhkan generasi muda bangsa. Hal ini tidak bisa dibiarkan.

“Kami serius dan sangat tegas dalam penyalahgunaan narkoba, apalagi kami menjadi bagian dari institusi pendidikan yang ikut bertanggung jawab dalam mendidik anak bangsa,” kata Wahono.

Wahono menjelaskan bahwa dalam rekrutmen mahasiswa di Universitas Pancasila para calon mahasiswa harus menyerahkan surat pernyataan bebas narkoba dan menandatangani surat perjanjian untuk tidak terlibat dalam berbagai perilaku negatif di lingkungan kampus, sehingga apabila melanggar perjanjian tersebut, mereka sudah mengetahui konsekuensinya.

UP juga sudah sejak lama melaksanakan tes urine secara serempak, dimana hal tersebut merupakan implementasi MoU dengan Badan Narkotika Nasional (BNN).

Sebelumnya Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono di Kampus UP menyampaikan bahwa kampus dapat bekerja sama dengan berbagai komponen masyarakat, baik pihak internal serta pihak eksternal, seperti kepolisian, BNN, komunitas, serta masyarakat. (HIRA)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *