oleh

Tangkal Bau Sampah di TPAS Cipayung, Pemkot Depok Bikinkan 7,9 ha Taman Kota di Buffer Zone

Iklan Asia Mas Tour and Travel

Depok, TribunAsia.com – Wali Kota Depok Muhammad Idris mengatakan segera membuat taman kota untuk ruang terbuka hijau di area buffer zone Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Cipayung, Kota Depok.

“Di Cipayung akan dijadikan taman hutan kota. Sudah saya pantau ke lokasi perluasan daerah penyangga (buffer zone) Tempat Pembuangan Akhir Sampah Cipayung di kelurahan Pasir Putih, Kecamatan Sawangan. Pasalnya, saat ini buffer zane seluas 7,9 hektar tersebut telah rampung pengadaan lahannya,” ujar Muhammad Idris.

Potret Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Cipayung, Kota Depok. (14/2/2020) (Foto : HIRA)

Dilaporkan, Jumat (14/2). Tahun 2019 lalu sudah selesai pengadaan lahannya seluas 7,9 haktar. “Sekarang saya ingin melihat lebih jelas lagi di mana posisinya dan bagaimana garis kontur tanahnya, untuk bahan kajian, terkait perencanaan selanjutnya, apa sa ja yang bisa ditata di sini, “ujarnya, sewaktu meninjau lokasi buffer zone ini.

Dikatakan Idris, perluasan buffer zone ini, yang dimaksud hbukan sebagai tempat pembuangan sampah. Tetapi, sebagai daerah penyangga untuk mencegah agar bau sampah dari TPAS Cipayung tidak menyerembak ke wilayah lain segala penjuru.

Tahap selanjutnya Pemkot Depok akan mengusulkan kepada Pemprov Jawa Barat supaya mendukung pembangunan taman hutan kota ini.

Kondisi Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Cipayung, Kota Depok. (14/2/2020) (Foto : HIRA)

“Jadi, ini bukan pembuangan sampah. Karena untuk pembuangan sampah kita sudah punya jatah di TPA Nambo yang ada di kawasan Gunung Leutik, Kabupaten Bogor, ” jelasnya.

Nantinya di lahan buffer zone tersebut akan dibuat jogging track untuk masyarakat, ruang terbuka hijau atau penghalang lainnya agar bau sampah dapat terserap. (HIRA)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *