oleh

Panja atau Pansus JiwaSraya ? Mana yang Harus Dipilih DPR

Iklan Asia Mas Tour and Travel

TribunAsia.com

Oleh : Salamuddin Daeng

1. Mengenai panitia kerja (Panja DPRRI) tentang jiwasraya penting dibentuk oleh DPRRI dalam rangka menuntaskan kasus skandal dugaan korupsi JiwaSraya, jika membentuk pansus maka itu lebih baik karena bisa melibatkan lintas komisi di DPRRI.

2. Namun dalam hal ini jika DPR membentuk panja, maka DPR dapat juga segera membentuk panja lainnya yang masalahnya tidak kalah penting dengan JiwaSraya, yakni masalah dugaan korupsi dana taspen, dana Haji, dana Pensiun PNS, dana Pensiun Karyawan BUMN, dana Asabri, dan dana berbagai perusahaan asuransi seperti Bumi Putera yang dalam waktu tidak lama lagi akan meledak satu per satu. Kejadian secara umum mirip kasus JiwaSraya.

3. Berbagai kasus di atas penting bagi DPR untuk memulihkan kredibitasnya di mata rakyat, mengingat selama lima tahun ke belakang DPR tidak lagi bergigi di hadapan pemerintah, sementara DPR sebelumnya ada jejak keberhasilan dalam membentuk Pansus Century.

4. DPR juga perlu memikirkan pembentukan Pansus Otoritas Jasa Keuangan (OJK), mengingat munculnya masalah asuransi yang gagal bayar, investasi bodong, dan berbagai kejahatan keuangan oleh BUMN dan perusahaan swasta ini pada intinya adalah dikarenakan lemahnya rugulasi, pengawasan , dan sanksi yang diterapkan OJK. DPR perlu memikirkan revisi UU OJK dan UU Sektor keuangan dalam rangkan menghadapi tantangan yang lebih berat di masa mendatang.

5. Ada kesan lembaga lembaga Negara membiarkan masalah ini terjadi, misalnya pembiaran dilakukan oleh OJK sendiri dan juga KSSK yang diketuai oleh menteri keuangan. Sebab tidak mungkin pihak pihak ini tidak mengetahui aliran dana investasi dana pensiun dan dana asuransi seperti Jiwasraya, Bumi Putera, Taspen, Jamsostek, Asabri, Bank Mumamalat, yang saat ini bermasalah. Kuat dugaan bahwa lembaga lembaga tersebut yang memiliki kewenangan dalam masalah ini melalukan penyalahgunaan kekuasaan. Termasuk mengapa jiwa sraya bisa memberlakukan bunga tinggi dalam produk investasi mereka. Atas ijin siapa hal tersebut.

6. Dalam kelembagaan keuangan yang ada sekarang semua kejahatan dapat dimulai dari OJK dan dapat juga diakhiri “damai” di OJK. Jadi OJK sebagai polisi keuangan bisa terlibat dalam berbagai kejahatan keuangan yang berlangsung di tanah air. Sebab OJK dapat membuat regulasi, berhak melakukan pengawasan atas regulasi yang dibuat, dapat menjatuhkan sanksi dan denda. Ini sangat rawan.

7. Perlu dibentuk Panja Surat Utang Negara (SUN) mengingat dalam lima tahun terakhir pencetakan SUN sangat besar oleh pemerintah dan merupakan yang terebsar dalam satu periode pemerintahan. Sebagian besar dana masyarakat di Perbankan, dana pensiun, dana asuransi, dll ditarik ke dalam SUN. Kecurangan terbesar yang dilakukan oleh obligasi Negara atau SUN adalah memberlakukan bunga Obligasi Negara lebih tinggi dibandingkan bunga deposito Perbankkan.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *