oleh

Korban Banjir di Cipinang Mendapatkan Kebutuhan Pokok dan Matras dari IAD Pusat

Iklan Asia Mas Tour and Travel

Jakarta, TribunAsia.com – Korban banjir setinggi 1-2 meter Jalan Cipinang Bali, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur mendapatkan bantuan dari Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD Pusat). Sruningwati Burhanuddin selaku Ketua Umum IAD Pusat menyaksikan langsung ke pemukiman warga yang terendam banjir di Kelurahan Cipinang Muara.

“Kita hari ini melaksanakan bhakti sosial di Jakarta Timur tepatnya di RW 13, Kelurahan Cipinang Muara, bencana banjir kemarin boleh dikatakan parah. Tadi ada warga yang mengatakan ketinggian hingga satu sampai dua meter, saya juga terpanggil secara pribadi ingin melihat menyaksikan kelokasi,” ujar Sruning, Rabu (15/1/2020).

Organisasi yang berada dilingkungan Adhyaksa itu menyampaikan, selain mendistribusikan bantuan pangan, sandang dan perlengkapan sekolah pihaknya juga mendirikan posko kesehatan bagi masyarakat sekitar.

“Pada dasarnya kita menyampaikan bantuan sesuai kebutuhan. Terutama konsumsi makanan dan kebutuhan anak-anak macam susu, pakaian terlepas dari alat-alat tulis,” kata dia.

Secara bersama, Yukata Peduli juga berkontribusi menyalurkan matras untuk warga yang terdampak banjir disekitar Cipinang Bali. Okan Cornelius mendukung penuh kegiatan sosial yang dimotori oleh IAD Pusat yang dipimpin langsung oleh Sruningwati Burhanuddin.

“Dalam rangka kita membantu saudara-saudara kita yang terkena musibah . Saya sangat mendukung sekali kegiatan ini manusiawi sekali mereka turun ke bawah untuk melihat kejadian riilnya tanpa melihat berita,” ungkapnya.

Kemudian, dia melanjutkan, tidak hanya di Jakarta Timur yang diberikan dalam bentuk donasi tersebut, akan tetapi terjun kelokasi tempat-tempat banjir lainnya diharapkan dapat mengurangi beban masyarakat.

“Dengan turun ke lapangan itu memberikan semangat dan terus maju seperti itu. saya juga mendonasikan untuk korban-korban bencana alam Ciledug, di Pondok Aren Tanjung Priok, Lebak Banten dan semuanya intinya adalah bersama-sama meringankan beban mereka,” terang Okan.

Kajari Jaktim, DR. Yudi Kristiana.

Lebih lanjut, dia menambahkan, “Yayasan kita juga support matrasnya, kita juga sudah berkolaborasi dengan TNI dan Polri sama dari teman-teman Kejaksaan Agung. Jadi sama kita bersatu berkolaborasi bersatu bersama seperti itu,” tuturnya kembali.

Namun demikian, semua pihak diharapkan tidak saling melempar kesalahan atas bencana banjir yang terjadi belakangan ini. Okan meminta, dengan kebersamaan tentunya untuk mencari solusi penanganan akibat banjir di DKI Jakarta.

“Banjir Jakarta menurut saya bukan waktunya untuk menyalahkan sekarang harus bersama-sama memperbaiki untuk kedepannya bencana alam tidak bisa diatur oleh siapapun juga,” tutupnya. (Dw)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *