oleh

Shahih Muslim : Manisnya Beriman

Iklan Asia Mas Tour and Travel

TribunAsia.com 
Tiga Perkara yang Membuat Seseorang Merasakan Manisnya Iman.

عَنْ أَنَسٍ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ ثَلَاثٌ مَنْ كُنَّ فِيهِ وَجَدَ بِهِنَّ حَلَاوَةَ الْإِيمَانِ مَنْ كَانَ اللَّهُ وَرَسُولُهُ أَحَبَّ إِلَيْهِ مِمَّا سِوَاهُمَا وَأَنْ يُحِبَّ الْمَرْءَ لَا يُحِبُّهُ إِلَّا لِلَّهِ وَأَنْ يَكْرَهَ أَنْ يَعُودَ فِي الْكُفْرِ بَعْدَ أَنْ أَنْقَذَهُ اللَّهُ مِنْهُ كَمَا يَكْرَهُ أَنْ يُقْذَفَ فِي النَّارِ

Dari Anas radhiyallahu ‘anhu, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, beliau bersabda, “Tiga hal yang barangsiapa dalam dirinya adanya hal itu maka ia akan merasakan manisnya iman (1) Orang yang mencintai Allah dan Rasul-Nya melebihi cintanya kepada selain keduanya (2) Orang yang mencintai orang lain semata-mata karena Allah (3) Orang yang enggan kembali kepada kekufuran setelah Allah menyelamatkannya sebagaimana ia enggan untuk dilemparkan ke dalam neraka. {Muslim 1/48}

عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا يُؤْمِنُ أَحَدُكُمْ حَتَّى أَكُونَ أَحَبَّ إِلَيْهِ مِنْ وَلَدِهِ وَوَالِدِهِ وَالنَّاسِ أَجْمَعِينَ

Dari Anas radhiyallahu ‘anhu, ia berkata, “Bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, ‘Tidaklah sempurna iman seseorang sehingga aku lebih dicintai olehnya daripada anak dan orang tuanya serta semua manusia.'” {Muslim 1/49}

عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا يُؤْمِنُ أَحَدُكُمْ حَتَّى يُحِبَّ لِأَخِيهِ أَوْ قَالَ لِجَارِهِ مَا يُحِبُّ لِنَفْسِهِ

Dari Anas radhiyallahu ‘anhu dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, beliau bersabda, “Demi jiwaku yang berada di tangan-Nya, tidaklah sempurna iman seseorang sehingga ia mencintai tetangganya (atau beliau bersabda, …sehingga ia mencintai saudaranya) sama seperti ia mencintai dirinya sendiri.” {Muslim 1/49}

 

Orang yang Mengaku Allah Sebagai Satu-satunya Tuhan, maka Ia Akan Merasakan Lezatnya Iman

عَنْ الْعَبَّاسِ بْنِ عَبْدِ الْمُطَّلِبِ أَنَّهُ سَمِعَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ ذَاقَ طَعْمَ الْإِيمَانِ مَنْ رَضِيَ بِاللَّهِ رَبًّا وَبِالْإِسْلَامِ دِينًا وَبِمُحَمَّدٍ رَسُولًا

Dari Abbas bin Abdul Muthallib radhiyallahu ‘anhu, bahwa ia pernah mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Seseorang akan merasakan kelezatan iman, jika ia rela menjadikan Allah sebagai Tuhan, Islam sebagai agama dan Muhammad sebagai Rasul.” {Muslim 1/46}

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *